Direktur – Pengertian, 13 Tugas dan Tanggung Jawabnya

Direktur – Hai sobat CariGaji.com! Siapa sih yang tidak memahami direktur? Seseorang jabatan teratas di sebuah perusahaan. Kali ini kami akan mengulas pengertian, tugas, dan tanggung jawab seorang direktur di sebuah perusahaan.

Pastinya, ada hal-hal spesial dari tugasnya yang tidak bisa dilakasanan jabatan lain. Jika Anda penasaran dengan apa saja tugas yang dimaksud, Berikut situs CariGaji.com akan mengulasnya sebenernya apa sih direktur itu.

Pengertian Direktur

(Foto : CariGaji.com)

Direktur adalah seorang pimpinan teratas di suatu perusahaan yang berjalan. Setiap perusahaan pasti ada seorang pimpinan yang mengatur semuanya. Nah, itulah direktur. Atau umumnya di sebuah struktur PT&CV, jabatan tersebut dipilih oleh pemilik saham agar memimpin dan mengatur segala operasional perusahaan.

Undang-undang No.40 tahun 2007 telah menetapkan bahwa tujuan, hak, dan tanggung jawab seorang direktur yaitu mengoperasionalkan jalannya Perseroan Terbatas di Indonesia. Nah, langsung saja ke tugas dan tanggung jawab direktur yaa..

Tugas dan Tanggung Jawab Direktur

(Foto : CariGaji.com)

Tugas dan tanggung jawab seorang jabatan tersebut cukup banyak. Pun sama pengelompokkan jabatannya sangat banyak. Seperti direktur utama, operasional, keuangan, hingga marketing. Maka dari itu, tugas direktur ini sangatlah berat.

Jaya serta bangkrutnya sebuah perusahaan pun berkat pimpinan tersebut. Namun, kali ini CariGaji.com akan mengulas semua tugas dari jenis direktur yang dijadikan satu. Berikut ini tugas dan tanggung jawab seorang pimpinan yang telah dirangkum oleh situs CariGaji.com dari berbagai sumber.

1. Menyusun Visi Misi Perusahaan

Dalam sesuatu organisasi di sebuah perusahaan, menetapkan visi serta misi sangatlah berarti. Kedua perihal ini jadi jalinan yang membuat segala anggota industri di tiap tingkat bergerak seirama.

Seseorang pimpinan utama butuh menetapkan ini. Pasti saja sekalian memikirkan metode komunikasi serta strategi implementasinya kepada jajaran industri dari atas hingga dasar.

2. Merancang Strategi Bisnis

Jabatan tersebut umumnya memiliki laporan serta gagasan di masing-masing perusahaan. Perusahaan pula biasanya memiliki regu dalam melaksanakan perencanaan strategi.

Nah, seseorang pimpinan merupakan aktor utamanya. Yakni yang berkewajiban mencerna segala masukan dari strategi yang diputuskan.

3. Mengawasi Persaingan Bisnis yang Menyeluruh

Persaingan bisnis dari waktu ke waktu terus semakin ketat. Tugas direktur merupakan untuk mengawasi serta memusatkan langkah buat menindaklanjuti semuannya.

Pengawasan ini dicoba baik terhadap kompetitor ataupun terhadap kinerja internal perusahaan dalam melakoni persaingan.

4. Melaksanakan Perencanaan Bisnis Harian

Tiap hari sebuah perusahaan yang beroperasi, tiap hari pula pimpinan memusatkan energinya buat merancang serta mengawasi penerapan bisnis. Dia butuh membenarkan seluruhnya berjalan lancar.

  • Simak : Pengertian HRD dan Tanggung Jawabnya

Dia melaksanakannya terhadap tiap staf dari bermacam kementerian. Sekalian menangkap bermacam feed back dari mereka.

5. Melaksanakan Penilaian Perusahaan secara Menyeluruh

Jabatan tersebut secara teratur melaksanakan penilaian atas pencapaian sebuah perusahaan. Sekalipun sasaran sasaran tercapai, pergantian ke arah lebih baik wajib senantiasa yang perusahaan jalani. Pada titik inilah fungsi penilaian direktur sangat berarti.

6. Memastikan Pedoman Keuangan yang Taat Hukum

Permasalahan sebuah perusahaan bisa jadi mencuat tatkala industri melabrak ketentuan hukum serta pedoman yang telah mereka buat. Pada titik inilah pimpinan butuh melaksanakan bermacam perihal buat memastikan seluruhnya untuk mencocokkan ketentuan. Misalnya dengan melaksanakan audit secara teratur.

7. Membangun Ikatan Baik dengan Partner dari Luar

Bagaimanapun, sebuah perusahaan perlu partner buat senantiasa dapat mempertahankan citra serta kesehatannya di mata pasar. Maka dari itu jangan heran jika jabatan tersebut banyak sekali relasinya.

8. Melaksanakan Perencanaan Keuangan

Mengelola keuangan rumah tangga saja konon katanya susah. Apalagi sebuah perusahaan? Jabatan tersebut dalam perihal ini memiliki kedudukan buatnya jadi lebih gampang dengan melaksanakan perencanaan. Strategi perencanaan ini butuh mendasarkan kepada analisis kinerja dan efek yang merinci.

9. Selalu Menyadari Posisi Keuangan

Pimpinan tersebut pula harus senantiasa mawas dengan sehat ataupun sakitnya keuangan sebuah perusahaan. Dengan demikian, dia hendak mengambil aksi kilat manakala permasalahan keuangan dikira berpotensi timbul. Hingga dari itu berarti terus mengawasi laporan keuangan.

10. Meningkatkan Strategi dan Taktik Pemasaran

Biar lebih efisien, aktivitas pemasaran butuh perusahaan jalani melalui strategi tertentu. Secara berkala, seseorang pimpinan butuh memutuskan strategi sangat cocok untuk aktivitas pemasaran.

11. Menetapkan Tujuan Strategis

Segala operasional aktivitas terdapat di dasar kendalinya. Makanya tujuan serta keputusan yang berat ini diambil, butuh didasari kerjasama dengan eksekutif yang pengelolaan bidang lain. Jabatan tersebut harus jeli menjalankan tugasnya agar tujuan baik dari sebuah perushaan bisa tercapai

12. Mengevaluasi Kinerja

Pimpinan itu pula memiliki kewajiban penilaian. Mulai dari mengumpulkan informasi kinerja, melaksanakan analisis, sampai menafsirkan informasi serta metrik. Seluruh butuh dicoba supaya industri lebih baik.

13. Mengirim Laporan kepada Pemegang Saham

Tugas terakir seorang direktur yaitu melaporkan hasil kepada pemegang saham. Tiap orang yang memperoleh tugas, tentu hendak dimintai pertanggungjawabannya. Begitu pula pimpinan. Secara berkala dia memberi tahu kinerja perusahaan kepada orang orang yang menunjuknya, ialah para pemegang saham.

Itulah informasi mengenai pengertian, tugas dan tanggung jawab seorang direktur di sebuah perusahaan yang beroperasi yang telah dirangkum situs CariGaji.com dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat 🙂

Tinggalkan komentar