Supervisor (SPV)

Supervisor – Supervisor (SPV) merupakan salah satu posisi atau jabatan yang mungkin akan Anda temukan hampir disetiap perusahaan. Hal tersebut dikarenakan perannya sangat vital. Perihal tugasnya tentu bergantung pada section atau divisi yang ditangani dalam pekerjaan.

Pengertian Supervisor (SPV)

Secara umum, definisi dari Supervisor adalah sebuah jabatan ataupun posisi seseorang dalam sebuah perusahaan. Hal tersebut mampu terhadap kuasa atau wewenang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Perihal jenisnya tentu memiliki beberapa macam.

Namun secara umumnya SPV adalah sosok yang berkomunikasi secara langsung kepada tim atau bawahannya dalam sebuah perusahaan. Baik perihal menyampaikan target, memberikan arahan hingga lainnya. Jadi bisa dikatakan perannya seperti Leader tapi agak berbeda.

  • Cek : Info Jabatan Pekerja di Perusahaan Indonesia

SPV juga memiliki tugas dalam mengawasi seluruh kegiatan yang berkaitan dengan jobdesk. Hal tersebut dikarenakan sosok SPV terbagi menjadi beberapa section berganti pada divisi yang ditempati. Baik bagian Marketing, sales ataupun jenis lainnya di perusahaan.

Tugas Supervisor (SPV)

Secara singkat tugas dari Supervisor (SPV) sebelumnya telah dijelaskan. Namun pada dasarnya perannya lebih komplek dari pada apa yang telah dibahas diatas. Terlebih posisinya memiliki klasifikasi khsusus terhadap sosoknya. Berikut beberapa tugas utama Supervisor.

1. Mengelola Workflow

Tugas utama dari SPV adalah mengelola workflow agar bisa berjalan sesuai ketentuan. Hal tersebutlah yang membuat sosoknya dituntut untuk memahami semua aspek dan memiliki pengalaman. Sebab perannya adalah mencari cara supaya pekerjaan berlangsung efektif.

Menentukan berbagai macam strategi yang nantinya akan dibagikan dan diteraokan oleh karyawan juga menjadi tugasnya. Bukan hanya sampai disitu saja tapi juga mengatur Jadwal merupakan tanggung jawabnya. Jadi bisa dikatakan tugasnya sangat kompleks.

2. Mengontrol Koneksi

Posisi seorang supervisor ada di tengah di antara pegawai dan manager. Oleh karena itu, supervisor berperan sebagai penyambung dan penjaga jaringan supaya jalur komunikasi di antara pegawai dan manager bisa berjalan secara baik.

3. Menyampaikan Keluh Kesah dari Konsumen

Sering konsumen setia masih rasakan kekecewaan dalam servis atau produk yang diberi perusahan. Supervisor berperan untuk sampaikan pesan ke atasan atas beberapa persoalan dan merasa tidak senang dari konsumen setia. Nanti, saran-masukan itu menjadi bahan penilaian untuk perusahaan.

4. Memecahkan Permasalahan

Pada saat tertentu tentu perusahaan alami permasalahan atau kritis. SPV berperan sebagai pemecah permasalahan atau pencarian jalan keluar yang pas untuk permasalahan yang ditemui. Kadang supervisor mempunyai kuasa khusus untuk memutuskan secara cepat supaya permasalahan tersudahi secara cepat dan tepat.

5. Mengevaluasi Dan Memberi Feedback Terhadap Kinerja

Jika tugas sebelumnya adalah perihal perencanaan, maka selanjutnya ialah mengenai hasil. Seorang SPV wajib melakukan evaluasi bersama para timnya untuk menemukan berbagai hal yang dibutuhkan. Baik pencapaian ataupun kesalahan selama berlangsungnya pekerjaan.

  • Baca Juga : Pengertian Foreman, Tugas, dan Tanggung Jawabnya

Selain itu, SPV juga wajib memberikan Feedback terhadap karyawannya. Hal tersebut merupakan bagian dsri proses evaluasi. Apabila adanya kesalah dalam pekerjaan maka segera beri arahan. Jika adanya pencapaian lebih maka jangan sungkan untuk apresiasi.

Tanggung Jawab Supervisor (SPV)

Untuk menjadi pegawai atau karyawan biasa dalam sebuah perusahaan tentu tidak sulit ketika masuk dan mengisi posisi sebagai supervisor. Hal tersbeut dikarenakan dibutuhkan pengalaman serta pengetahuan lebih. Berikut beberapa tanggung jawabnya.

1. Mencapai Terget

Tanggung jawab pertama yang diemban oleh sosok SPV adalah dituntut untuk bisa mencapai target. Hal tersebut datang daei pihak perusahaan yang menyerahkannya secara langsung. Kemudian SPV mengkomunikasikan kepada seluruh tim atau bawahannya.

Jadi secara tidak langsung SPV harus mampu push para karyawannya agar mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target. Pasalnya, apabila terjadi kesalahan makan SPV lah yang bertanggung jawab. Oleh karena harus memberikan arahan yang paling efektif.

2. Menghasilkan Pekerja Berkualitas

Tanggubg jawab SPV selanjutnya adalah menghasilkan pekerja yang berkualitas. Pasalnya, dalam bagian tertentu posisi ini memiliki tim lain dibawahnya. Nantinya akan di er ikan tugas sesuai ketentuan dari pihak perusahaan yang sebelumnya telah diputuskan.

  • Simak : Pengertian Leader, Tugas, dan Tanggung Jawabnya

Tanggung jawab dari SPV adalah memastikan bahwa seluruh timnya mengerjakan semuanya dengan baik. Apabila terdapat karyawan yang tidak sesuai atau bersikap tak disiplin, maka bisa melaporkannya langsung ke HR. Nantinya pihak tersebut yang skan ambil tindakan.

Itulah tadi pembahasan dari CariGaji.com mengenai beberapa tugas dan tanggung jawab dari Supervisor (SPV) beserta pengertiannya. Jika Anda menginginkan posisi tersebut tentu membutuhkan pengetahuan perihal bidangnya. Selain itu, pengalaman juga sangat diprioritaskan.

Tinggalkan komentar