Foreman (FM)

Foreman – Foreman (FM) mungkin menjadi salah satu istilah yang cukup asing ditelinga. Namun Jabatan tersebut sudah pasti sangat dipahami oleh sebagian orang terutama dalam dunia kerja. Pasalnya, peran dari sosoknya bisa dikatakan begitu penting pada sebuah section divisi.

Pengertian Foreman (FM)

Secara definisi, Foreman adalah seseorang yang mempunyai tugas serta tanggung jawab terhadap sebuah pekerjaan khususnya di lingkup tertentu. Bisa dikatakan posisinya cukup tinggi dalam suatu perusahaan. Hanya saja masih berada dibawah naungan section divisi.

Jika bicara mengenai gaji tentu sangat sesuai dengan perannya dalam sebuah perusahaan. Di indonesia sendiri nominalnya dimulai dari Rp. 4.800.000 per bulan bahkan bisa lebih. Hal tersebut bergantung pada tugas serta tanggung jawab yang ditangani.

Jika Anda berencana untuk mengisi posisi tersebut maka terdapat berbagai macam Skill yang harus dibekali. Bahkan kemampuannya dituntut harus melebihi dari sosok Leader. Klasifikasinya tentu menyesuaikan bidang serta ruang lingkup tempat bekerja.

Syarat Foreman (FM)

Syarat yang Anda perlukan menjadi seorang Foreman meliputi pengalaman bekerja di bagian konstruksi (atau dalam beberapa kasus di gudang atau pabrik). Kadang FM mengepalai beberapa team kerja yang dipimpin tim-leader atau mandor kecil atau beberapa unit seksi karyawan outsourcing dari supplier.

Foreman sering dipertukarkan tempatnya atau bahkan juga merangkap status safety inspector dan manager lapangan, khususnya diperusahaan kecil yang kedudukan orangnya merangkap-rangkap. Sudah pasti sektor kerja di dalam workshop bengkel seperti galangan kapal dan konstruksi arsitektur bisa jadi ada macamnya.

  • Cek : Info Jabatan Pekerja di Perusahaan Indonesia

Macam tuntutan setiap sektor kerja konstruksilah yang memaksakan ada beberapa peranan yang membutuhkan training atau sertifikasi khusus. Misalkan, mandor yang bertanggungjawab atas karyawan kelistrikan di lokasi konstruksi umumnya ialah mekanik listrik bersertifikasi. Kebanyakan pada bengkel, setiap project yang lain mempunyai Foreman tertentu dan umumnya pertanda pengenalnya juga berlainan.

Tugas Foreman (FM)

Foreman

Tugas Foreman (FM) tergolong cukup beragam. Hal tersebut kembali lagi pada bidang yang ditangani. Namun ada beberapa perannya secara umum berlaku pada setiap perusahaan. Hal ini wajib untuk Anda ketahui apabila berencana ambil profesi tersebut. Berikut ulasannya.

1. Mengatur Serta Mengontrol Job yang Sedang Dikerjakan

Peran utama dari FM adalah mengatur semua aspek yang berkaitan dengan pekerjaan. Ada banyak hal yang harus dipastikan. Mulai dari ketersedian sumber daya pekerja beserta sesuai potensi. Selain itu bertanggung jawab atas seluruh mesin yang akan digunakan.

Setelah semuanya dipastikan tersedia dan aman, maka tugas selanjutnya adalah melakukan pengontrolan. Itulah mengapa FM juga dijuluki dengan mandor dalam bahasa Indonesia. Pasalnya, tugasnya ialah memastikan bahwa seluruh JIB berjalan sesuai ketentuan.

2. Melakukan Pengecekan Terhadap Seluruh Item

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahw Foreman bertugas untuk memastikan semuanya berjalan dengan aman. Tak terkecuali perihal semua item yang memiliki kaitannya pada pekerjaan. Salah satu diantaranya adalah mesin, baik secara fisik ataupun kegunaan.

  • Baca Juga : Pengertian Leader, Tugas, dan Tanggung Jawabnya

Hal tersebut membuat sosoknya harus benar-benar menguasai berbagai macam pengetahuan secara teknis. Namun ilmu itu saja tidaklah cukup. Pasalnya, FM dituntut agar bisa memahami setiap kondisi yang terjadi dilapangan saat pekerjaan berlangsung.

Tanggung Jawab Foreman (FM)

Peran seorang FM sepertinya tak hanya sampai pada tugas yang sudah disebutkan sebelumnya. Sebab masih ada berbagai macam tanggung jawab yang harus ditangani. Hal ini wajib dipahami sebelum memutuskan menjadi FM. Berikut beberapa diantaranya.

1. Bertanggung Jawab Atas Produktivitas dan Stabilitas Pekerjaan

Foreman adalah orang pertama yang harus mempertanggungjawabkan apabila adanya kemacetan dalam proyek. Pasalnya, perannya ialah memastikan bahwa semuanya berjalan dengan lancar. Jadi, harus dipastikan pekerja mampu produkstid seusai ketentuan target.

Selain itu, stabilitas pekerjaan juga menjadi tanggung jawab lainnya gang diemban oleh sosok posisi tersebut. Memastikan bahwa semuanya berjalan dengan aman dan lancar adalah tugasnya. Apabila terjadi kendala, maka harus segera disekeesokan secepat mungkin.

2. Bertanggung Jawab Apabila Terjadi Kesalahan

Apabila terjadi kesalahan ataupun risiko lainnya, maka dari itu harus bertanggung jawan itulah mengapa sosok harus bijak dan tegas dalam mengontrol pekerjaan. Jika terjadi sesuatu seperti pekerja bermalas-malasan, maka segera ambil tindakan.

  • Simak : Pengertian Operator, Tugas, dan Tanggung Jawabnya

Sosok tersebut juga dituntut untuk mampu improvisasi saat ada dilapangan. Pasalnya, tak menutup kemungkinan adanya berbagai macam kendala. Disinilah perannya sangay dibutuhkan guna memberikan solusi dari permasalahan.

Itulah tadi pembahasan dari CariGaji.com mengenai Foreman (FM) dalam dunia kerja. Pada dasarnya masih ada banyak lagi tugas serta tanggung jawab yang diemban oleh sosok tersebut. Jadi, ada baiknya agar mempersiapkan terlebih dahulu sebelum memutuskan ambil profesinya.

Tinggalkan komentar