Pengertian Front End Developer, 8 Tugas dan Tanggung Jawab, Serta Gajinya

Front End Developer – Perubahan digital yang makin cepat sudah mengganti langkah manusia bekerja, belajar, dan berbicara dengan keduanya.

Makin bertambah organisasi atau perusahaan yang memerlukan web atau program agar jalankan upayanya secara baik.

Mempunyai website atau program menjadi hal umum dan makin bertambah perusahaan berlomba-lomba untuk membuat program atau web yang gampang dipakai.

Ini menyebabkan karier jadi front end developer makin janjikan. Sekarang ini, permintaan untuk karier ini tinggi dari perusahaan karena ada tuntutan perubahan jaman untuk go digital.

Sementara, pakar front end developer belum kebanyakan di Indonesia. Karenanya, Gaji front end developer termasuk cukup menarik.

Untuk kalian yang tertarik tentang Tugas front end developer, ingin tahu Tugas dan kekuatannya lebih dalam, artikel ini pas untuk kamu.

Pengertian Front End Developer

Pengertian Front End Developer
Pengertian Front End Developer

Front end developer ialah tipe karier software developer yang bertanggungjawab membuat dan membuat program dari segi client untuk penampilan program yang user-friendly.

Developer yang dikenal juga sebagai klien side developer ini pada intinya manfaatkan bahasa markup HTML, CSS, dan bahasa pemrograman JavaScript untuk hasilkan program situs atau program yang membuat pemakainya bisa menyaksikan sekalian berhubungan lewat cara online.

Front end developer ialah developer yang berkaitan erat dengan faksi UI/UX designer.

Karena, Tugas umum front end developer ialah merealisasikan hasil akhir peningkatan program berdasar perancangan bikinan UI/UX designer yang sudah disetujui bersama.

  • Cek : Info Jabatan Pekerja di Perusahaan Indonesia

Kamu dapat saksikan hasil kerja front end developer ialah dari tatanan letak atau lay-out program dan situs, navigasi program, animasi, dan penampilan responsive program di beberapa basis piranti seperti tab, handphone, dan computer atau netbook.

Seorang developer segi depan program harus juga bisa mengartikan keperluan perusahaan sekalian pemakai ke sebuah program yang fungsional dengan semua kemenarikan dan interaktifitasnya.

Tetapi, rintangan yang siap belum siap harus dipahami dan dilaksanakan front end developer ialah jika tools dan tehnik yang dipakai dalam front end developing terus beralih-alih ikuti perubahan trend tehnologi.

Akhirnya, developer perlu siap belajar hal baru yang terkait keperluan front end development.

Tugas dan Tanggung Jawab Front End Developer

Banyak Tugas dan kewajiban yang dipunyai dengan seorang front end developer. Sesudah anda ketahui apakah itu yang diartikan dengan front end dev, karena itu seterusnya anda perlu ketahui mengenai Tugas yang dipunyai.

Hingga untuk nantinya anda mempunyai pengetahuan dan perbekalan untuk menyiapkan keperluan menjadi seorang front end developer.

Kami akan memberi info pada umumnya berkenaan Tugas dari front end developer. Berikut sebagai perincian dari tiap Tugas nya:

1. Sanggup mengoptimalkan Pemakai Pengalaman (UX)

Mengoptimalkan di sini mempunyai pengertian jika dalam peningkatan design, feature bisa memberikan dukungan perform dari UX sendiri.

Web yang bagus seharusnya mengaplikasikan pemakai friendly. Tujuannya, web yang dibikin bisa dipakai oleh pemakai secara baik dan gampang.

2. Tentukan susunan dari halaman web

Web yang bagus seharusnya mempunyai susunan dan design yang bagus. Hingga, saat proses peningkatan web saat ditangani oleh tiap team bisa berjalan baik dan tidak ada miss communication.

Disamping itu, dalam soal penulisan code diprioritaskan memakai susunan semantic situs.

Tujuannya, dalam web itu sudah memakai bahasa pemrograman HTML5 serta lebih gampang dibaca oleh browser sendiri. Susunan yang bagus akan mempermudah seluruh pihak baik dari sisi developer atau dari sisi mesin.

3. Pastikan kesesuaian di antara fungsionalitas dengan seni

Tugas yang ke-3 ini sangat penting, karena tersangkut berkenaan pengalaman seorang pemakai dalam menelusuri web yang anda bikin.

Jika fungsionalitas dan seni tidak jalan dengan imbang, karena itu bisa ditegaskan web itu alami disfungsi dan turunkan integritas web itu.

4. Pastikan kompatibilitas web

Seorang front end dev harus memerhatikan kompatibilitas web dalam semua faktor. Khususnya, pemakai saat ini lebih banyak yang berpindah memakai mobile atau handphone.

Maka dari itu, anda sebaiknya harus juga memerhatikan tingkat responsif dari web yang anda bangun.

5. Memerhatikan optimisasi web

Bila anda ingin web tampil pada halaman pertama mesin perayap (seperti pada Google), karena itu anda perlu lakukan optimisasi.

Optimisasi di sini meliputi beberapa faktor penting seperti halaman, content, copy, dan lain-lain. Arah dari lakukan optimisasi sendiri agar perform dari web itu bertambah.

6. Memerhatikan stabilitas branding lewat design web

Umumnya, pemakai akan memandang sebuah produk dari penampilan nya lebih dulu. Hal yang penting anda lihat bila jadi seorang front end dev ialah selalu pastikan stabilitas branding web anda.

Tidak boleh kebanyakan mengubah design yang tak perlu dirubah. Yakinkan branding itu mempunyai keunikan dan tidak ada duplikasi didalamnya. Baik dari sisi tehnis atau non tehnis.

7. Sanggup membuat halaman web dengan support frame-work

Pada proses pengkodingan sendiri, semakin lebih gampang jika mempunyai rangka kerja yang bagus. Frame-work di sini benar-benar mempermudah tiap developer dalam merealisasikan hal itu.

Banyak frame-work yang sudah di-launching baik frame-work dari HTML, CSS atau JavaScript. Seorang programmer seharusnya bisa kuasai ke-3 frame-work itu khususnya untuk front end developer sendiri.

8. Sanggup bekerja bersama dengan Back End Developer

Tugas yang terakhir ini sangat penting untuk tiap front end setiap perusahaan atau startup. Mengapa begitu? tiap peningkatan sebuah project tentu diperlukan kerja-sama yang bagus hingga hasilkan sebuah produk yang bagus juga.

Maka dari itu, peranan ke-2 nya benar-benar dibutuhkan untuk proses coding dan lakukan troubleshooting.

Akan efisien untuk menangani tiap persoalan jika ditangani secara bersama – sama supaya waktu pembuatan lebih efisien dan efektif.

Gaji Front End Developer Berbagai Posisi

Gaji Front End Developer

Frontend Developer (7-15 juta rupiah)

Membuat, membuat dan meningkatkan mekanisme yang “disaksikan” oleh pemakai atau terlihat depan. Diharap kuasai tools seperti HTML, React Js, CSS, Bootstrap, Angular, dan U/UX.

Frontend Engineer (5-9 juta rupiah)

Mengawasi dan jaga supaya penampilan atau satu mekanisme yang telah ada masih tetap konstan.

Android Developer (6-10 juta rupiah)

Membuat dan meningkatkan program di Android.

iOS Developer (8-12 juta rupiah)

Membuat dan meningkatkan program pada Apple atau software iOS.

Mobile Developer (7-17 juta rupiah)

General, dapat Android/ iOS sama sesuai keperluan perusahaan.

UI/UX Designer (5-8 juta rupiah)

Fokus pada peningkatan design penampilan yang gampang dipakai dan tidak memusingkan pemakai.

Situs Designer (4-6 juta rupiah)

Serupa dengan UI/UX designer tetapi lebih spesialis pada peningkatan web. Umumnya memakai HTML dan CSS.

Situs Developer (5-10 juta rupiah)

Membuat dan meningkatkan website, umumnya memerlukan kekuatan UI/UX, situs desain, Laravel, React JS, dan Angular.

Gaji front end developer di atas hanya sebuah contoh dan range, tentu saja dapat berbeda sesuai job desk front end di perusahaan itu, ukuran perusahaan, dan pengalaman bekerja seorang.

Nah, demikian informasi dari situs CariGaji.com mengenai pengertian front end developer, tugas dan tanggung jawa, serta gajinya dari berbagai posisi. Semoga bermanfaat ya guys!

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari CariGaji.com di Google News

  • Tinggalkan komentar