Karyawan swasta

Karyawan swasta – Apakah Anda termasuk fresh graduate yang tidak ingin menjadi PNS? Atau ingin mencoba jadi karyawan swasta namun masih ragu? Sebelumnya simak pembahasan berikut ini yang meliputi pengertian, status, kelebihan, kekurangan, serta tips saat memiliki pekerjaan tersebut.

Pengertian Karyawan swasta

Karyawan swasta

Definisi dari karyawan swasta adalah orang yang bekerja pada perusahaan bukan milik negara. Jadi lebih ke milik beberapa atau suatu kelompok bahkan pribadi. Tidak seperti BUMN dimana perusahaannya dipegang oleh pemerintah.

Ada banyak orang yang lebih nyaman dan memilih bekerja sebagai karyawan swasta daripada di perusahaan pemerintah. Beberapa lainnya menetap dengan pekerjaan ini karena tidak diterima sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Meskipun perbedaan dari pegawai negeri dan swasta terlampau banyak, namun Anda tidak boleh memandang rendah salah satunya. Hal itu karena antara keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi sebenarnya sama saja, tergantung dilihat dari sisi pandang mana.

Status Karyawan swasta

Dalam suatu perusahaan swasta, terdapat beberapa jenis status karyawannya. Mulai dari karyawan tetap dan tidak tetap atau kontrak. Keduanya memiliki perbedaan masing-masing yang harus Anda pahami dengan baik sebelum melamar dan menerima pekerjaan.

Karyawan tetap dalam suatu perusahaan swasta memiliki hubungan yang bersifat pasti dan tidak terikat periode tertentu. Perjanjiannya biasa disebut dengan PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tentu). Biasanya terdapat masa percobaan dalam kontraknya paling lama tiga bulan.

  • Cek : Info Jabatan Pekerja di Perusahaan Indonesia

Sedangkan karyawan tidak tetap memiliki hubungan dengan perusahaan yang bersifat sementara, yaitu terikat jangka waktu atau pekerjaan tertentu. Sebutan lainnya adalah pegawai kontrak. Perjanjiannya disebut dengan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tetap) dan dilakukan secara tertulis.

Kelebihan Menjadi Karyawan swasta

Seperti pegawai negeri, menjadi karyawan swasta juga memiliki kelebihan sendiri. Berikut adalah kelebihannya yang mungkin bisa menjadi referensi bagi Anda:

1. Gaji Bisa Lebih Besar dan Sesuai dengan Kemampuan

Menjadi karyawan swasta ternyata bisa menjamin gaji lebih tinggi daripada menjadi pegawai negeri sipil. Hal itu karena saat wawancara atau penerimaan pekerjaan, Anda dapat bernegosiasi masalah besarnya yang diterima sesuai dengan kinerja dan kemampuan.

Bahkan bisa mendapatkan dua atau tiga kali lebih tinggi daripada gaji saat menjadi pegawai negeri sipil. Hal tersebut karena patokan dari perusahaan swasta adalah kemampuan dan kinerja sehingga meskipun masih fresh graduate tidak akan menjadi suatu masalah.

2. Mudah untuk Mengembangkan Kemampuan

Birokrasi dalam perusahaan swasta lebih simple daripada milik pemerintah. Hal tersebut akan memudahkan Anda untuk menyalurkan suatu atau beberapa ide serta gagasan-gagasan menarik yang tentunya untuk meningkatkan keuntungan dari usaha tersebut.

Kebebasan yang diberikan perusahaan dapat membuat Anda untuk semakin bisa bebas berkarya dan mengembangkan kemampuan dalam bidang tertentu. Tentunya hal itu akan meningkatkan soft maupun hard skill yang dimiliki oleh setiap karyawan swasta setiap saat.

3. Lebih Giat Dalam Bekerja dan Cepat Naik Pangkat

Gaji yang diterima oleh karyawan swasta sangat bergantung dengan kinerjanya sehari-hari. Jadi tentu akan sangat sia-sia jika tidak melakukan apa-apa dalam satu hari. Tentunya hal itu akan mendorong semangat setiap pegawai agar lebih giat dalam melakukan pekerjaan.

Selain itu, kenaikan pangkat dalam perusahaan swasta lebih mudah daripada negeri. Hal tersebut karena tidak masuk kedalam suatu pakem, seperti yang ditetapkan oleh pemerintah. Jadi selama kinerja bagus dan memuaskan, maka Anda dipastikan akan segera naik pangkat.

Kekurangan Menjadi Karyawan swasta

Selain kelebihan, tentunya terdapat beberapa kekurangan saat Anda menjadi karyawan dalam suatu perusahaan swasta. Berikut adalah uraiannya :

1. Jam Kerja yang Tidak Pasti

Pada perusahaan swasta, tentu terdapat jam kerja pasti, biasanya sekitar 8 jam per hari. Namun tak menutup kemungkinan terdapat beberapa hal yang memungkinkan beberapa karyawannya harus lembur, sehingga pulang lebih larut dan lama dari biasanya.

Namun berbeda dengan pegawai negeri yang gajinya paten, ternyata lembur juga bisa berpengaruh pada gaji karyawan swasta. Semakin banyak Anda melakukan pekerjaan dengan waktu lebih, maka akan ada tambahan pada fee yang diterima nantinya. Jadi lemburnya tidak akan sia-sia.

2. Rawan Terkena PHK

Kekurangan kedua dari bekerja di perusahaan swasta adalah rawan terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Hal itu karena persaingan karyawan dalam lingkup tersebut lebih tinggi sehingga peluang untuk tergantikan dengan yang lain tentunya lebih besar.

Selain itu, fluktuasi atau naik turunnya perusahaan swasta terkadang begitu drastis. Tidak bisa terlalu stagnan. Dalam keadaan yang tidak menguntungkan, mereka sangat bisa untuk memutuskan hubungan kerja dengan pegawainya untuk mengurangi beban pengeluaran gaji.

3. Tidak Mendapatkan Dana Pensiun

Anda pasti pernah melihat berbagai orang mengantri di bank atau lembaga tertentu mengambil dana pensiun. Mereka adalah mantan pekerja dari perusahaan negeri. Namun hal tersebut tidak akan didapatkan oleh para karyawan swasta.

Tentu karena perusahaan swasta tidak ingin mengakomodasi Anda ketika tidak lagi bekerja. Mereka hanya fokus pada kinerja-kinerja pegawainya. Jadi ketika sudah tidak bekerja, tentunya tidak akan ada dana pensiun.

Tips Menjadi Karyawan swasta

Bagi Anda yang tertarik untuk mendaftar dan menjadi karyawan pada suatu perusahaan swasta. Pastikan memperhatikan beberapa tips berikut ini :

1. Aktif Dalam Menyelesaikan Proyek

Dalam suatu perusahaan swasta, yang menjadi nilai utama adalah kinerja dan kemampuan. Jadi pastikan ketika bergabung didalamnya, Anda aktif dalam menyelesaikan beberapa proyek untuk kepentingan atau keuntungan perusahaan.

Jadilah orang yang bisa bekerja sama dalam sebuah tim atau team player. Dengan menjadi aktif Anda akan dapat memilih bagian mana yang ingin dikerjakan, bahkan bisa segera naik pangkat. Namun ketika pasif, justru mendapat pekerjaan kurang menguntungkan.

2. Segera Mengambil Solusi Terhadap Suatu Kesalahan

Arus kerja dalam perusahaan swasta terkadang lebih cepat daripada yang negeri sehingga Anda harus bisa tanggap dalam beradaptasi. Termasuk dalam menangani masalah. Jangan terfokus pada bagian-bagian salah tersebut tanpa melakukan apa-apa karena kesalahan sangat wajar dilakukan.

Ketika melakukan atau perusahaan memperoleh kesalahan, fokuslah pada bagian solusi. Ambillah bagian dalam menentukan rumusan penyelesaian dengan ide-ide baru dan cemerlang dari Anda. Tentu hal tersebut akan membawa diri sebagai seorang problem-solver.

3. Pertahankan Reputasi dan Kinerja

Pastikan Anda memperhatikan kinerja saat menjadi karyawan swasta. Seperti selalu datang lebih awal atau tepat waktu ke tempat kerja, melakukan project yang diberikan sebaik mungkin, serta berinteraksi baik dengan rekan untuk berbagai pekerjaan dalam tim.

Dalam perusahaan swasta, kinerja baik bisa menentukan seberapa banyak gaji yang diterima, pangkat, bahkan eksistensi Anda di sana. Tentu karena faktor PHK lebih besar sehingga harus benar-benar mempertahankan reputasi dalam bekerja.

Penutup

Bekerja menjadi karyawan swasta memang menawarkan banyak kelebihan. Namun menurut CariGaji.com pastikan Anda juga memiliki pertimbangan yang matang saat ingin melamar pekerjaan tersebut. Pastikan pula memperhitungkan kekurangannya dan ketika diterima terapkan berbagai tips di atas.

Tinggalkan komentar