Dunia Kerja

Dunia Kerja – Sebelum memutuskan terjun ke dunia kerja, ada baiknya jika Anda memahami pengertian dalam dunia kerja. Karena bagaimanapun, dunia kerja tidaklah semudah yang Anda bayangkan, tapi tidak juga semenyeramkan dalam cerita banyak orang.

Hal ini karena lingkungan pekerjaan akan menjadi hal yang sangat berpengaruh terhadap semangat dan produktivitas selama bekerja. Itulah mengapa lingkungan kerja yang baik, sudah pasti akan melahirkan karyawan-karyawan yang baik pula, dalam artian, karyawan yang tidak mudah bosan, dan betah selama bekerja. Yang pada akhirnya akan menjadi karyawan yang produktif.  

Nah, jika kita lihat secara umum, hanya terdapat dua jenis lingkungan kerja, ada yang fisik dan ada pula yang non-fisik. Di mana, keduanya akan sangat berpengaruh terhadap kinerja Anda, dan karyawan yang lain. Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan lingkungan kerja?

Dan apa pula pengertian dari lingkungan kerja fisik dan non-fisik? Tentu, pertanyaan ini meski Anda pecahkan terlebih dahulu sebelum benar-benar memasuki dunia kerja. Hukumnya tidak wajib sih. Hanya saja, akan lebih baik jika Anda mengetahuinya. Agar mental Anda bisa lebih tertata dan siap terjun ke dunia yang ‘memang keras’ ini.

Pengertian Lingkungan Kerja

(Foto : CariGaji.com)

Memasuki dunia kerja merupakan hal yang cukup menguras mental ya. Terutama bagi pribadi yang tertutup dan tidak terbiasa dengan kehidupan sosial. Tapi meski bagaimanapun, Anda tentu harus menyiapkan mental. Karena tidak mungkin hanya berpangku tangan di rumah kan?

Nah, lingkungan kerja sendiri merupakan kehidupan fisik, psikologi, dan sosial di dalam perusahaan yang akan mempengaruhi produktivitas kinerja pada karyawan dan semangat kerjanya.  Selain itu, terdapat beberapa pakar yang mendeskripsikan, bahwa lingkungan kerja ialah segala sesuatu yang ada di sekeliling karyawan, dan akan sangat mempengaruhi kinerjanya dalam menyelesaikan setiap tanggung jawab yang diemban.

Selain itu, ada pula yang menyatakan, bahwa lingkungan kerja merupakan keseluruhan perkakas dan juga alat yang akan dihadapi oleh para karyawan, termasuk di dalamnya metode kerja, lingkungan, hingga pengaturan kerja antara yang satu dengan yang lain.

Jadi, selain berkaitan dengan sekitar tempat kerja, lingkungan kerja juga merupakan faktor terpenting yang akan berpengaruh terhadap kinerja karyawan, sebagaimana sudah sedikit disinggung di atas.  Maka, menurun atau tidaknya kinerja karyawan akan disebabkan oleh lingkungan kerjanya.

Jika lingkungan kerja baik, maka sudah pasti akan melahirkan pada karyawan yang baik pula. Dalam artian, produktif, memiliki semangat kerja yang tinggi, dan bisa menyelesaikan semua tanggung jawabnya dengan baik. Begitupun sebaliknya.

Apabila lingkungan kerja tidak baik, sudah pasti akan menurunkan tingkat produktivitas, semangat kerja menurun, dan semua pekerjaan tidak terselesaikan dengan semestinya. Jenis Lingkungan Kerja Setelah mengetahui pengertian dalam dunia kerja yang paling dasar, sekarang Anda juga harus tahu jenis lingkungan kerja.

Lingkungan Kerja

Berdasarkan beberapa penjelasan mengenai lingkungan kerja di atas, dapat kita katakana bahwa lingkungan kerja bukan hanya sekedar benda fisik. Di mana, ia hanya bisa Anda sentuh dan Anda lihat. Ia kan? Melainkan juga ada sesuatu yang abstrak, yang tidak bisa Anda jamah. Yang juga sangat berpengaruh terhadap kinerja Anda nantinya.

Maka, untuk mempermudah, disebutlah sebagai lingkungan kerja fisik dengan non fisik. Lingkungan kerja fisik untuk hal yang bisa Anda lihat dan sentuh, sementara lingkungan non fisik sebaliknya. Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasannya yang telah dirangkum blog dari CariGaji.com berikut.  

1. Lingkungan Kerja Fisik

(Foto : CariGaji.com)

Lingkungan kerja fisik merupakan semua keadaan yang memiliki bentuk fisik, terdapat di sekitar tempat Anda bekerja, dan bisa Anda sentuh. Jenis lingkungan kerja satu ini juga berpengaruh terhadap produktivitas Anda nantinya. Menariknya, lingkungan kerja fisik ini dibagi atau digolongkan pula menjadi dua. Yakni yang langsung berhubungan dengan Anda, dan yang tidak.

Kita ambil contoh saja! Lingkungan kerja fisik yang langsung berhubungan dengan Anda itu ada kursi, meja, mesin fotocopy-an, dan lain sebagainya. Sementara lingkungan kerja yang tidak berhubungan langsung adalah pencahayaan, sirkulasi udara, suhu, kelembaban, aroma ruangan, atau yang lainnya.

2. Lingkungan Kerja Non-Fisik

(Foto : CariGaji.com)

Oke, pengertian dalam dunia kerja yang harus Anda tahu berikutnya adalah lingkungan kerja non-fisik. Yaitu lingkungan kerja yang merupakan hubungan dalam masalah pekerjaan. Misal, hubungan Anda dengan atasan, dengan karyawan lain, dan lain sebagainya.

Keberadaan lingkungan kerja non fisik ini juga tidak kalah berpengaruhnya terhadap kinerja Anda selama bekerja. Sehingga, akan lebih baik jika perusahaan bisa, atau bahkan wajib menciptakan sebuah lingkungan kerja yang baik. Baik itu lingkungan kerja yang fisik maupun non fisik.

Untuk yang lingkungan kerja fisik akan mendukung adanya kerjasama yang baik antar seluruh elemen di sebuah perusahaan. Sementara lingkungan kerja yang non fisik akan membuat setiap orang merasa didukung dan dihargai. Maka dari itu, lingkungan kerja non fisik sudah seharusnya bersifat suportif dan terbuka.

Ketika keduanya baik, maka kinerja para karyawan akan baik, begitupun sebaliknya. Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa dalam dunia kerja, para karyawan biasanya hanya menginginkan adanya keseimbangan antara lingkungan kerja fisik dengan non fisik.  Tentu, tidak ada satu orangpun yang ingin bekerja dalam lingkungan yang tidak baikkan?

Namun tetap saja, di dalam lingkungan kerja non fisik, ada banyak kepala yang harus Anda hadapi. Dan pasti ada saja yang tidak suka atau yang lainnya. Itulah mengapa, nasihat pertama bagi orang yang akan terjun ke dunia kerja adalah ‘siapkan mental’.

Kesimpulan

Nah, sangat jelas ya, bahwa kedua jenis lingkungan kerja akan sangat mempengaruhi kinerja, semangat, dan produktivitas setiap karyawan. Tatkala seorang karyawan ada di lingkungan yang senantiasa memberikan support terhadap ide-idenya, mendukung segala kebaikannya, maka sudah pasti karyawan tersebut akan lebih semangat dalam bekerja, dan lebih efektif, sehingga menghasilkan kinerja yang maksimal dan memuaskan.

Di mana, hal ini bukan hanya menguntungkan perusahaan belaka, tapi juga berpengaruh baik terhadap mental si karyawan tersebut. Namun jika ada lingkungan kerja yang tidak mendukung karyawan, tidak menerima masukan dan ide kreatif, pasti akan membuat lingkungan kerja tidak efektif. Karena karyawannya merasa tidak dihargai.

Dan hal ini yang akan membuat kinerjanya memburuk. Itulah mengapa, akan sangat baik jika terdapat reward bagi karyawan. Karena ternyata, reward ini dapat menambah aura positif dalam lingkungan kerja. Untuk rewardnya tidak perlu mewah-mewah kok. Bisa dalam bentuk apapun, misal dengan memberikan voucher belanja saja. bagi karyawan yang memenuhi kriteria.

Dan ternyata, sudah lumayan banyak perusahaan yang menerapkan hal  ini. Karena bagaimanapun, kenyamanan para karyawan adalah nomor satu, sebab dengan rasa nyaman berada di lingkungan kerjanya pasti memberikan pengaruh baik bagi mental dan perusahaan tempat ia bekerja. Jadi, buat Anda yang akan terjun ke dunia kerja, yuk siapkan mental, dan kenali pengertian dalam dunia kerja di atas dengan baik. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar